Home > otomotif > Sekilas tentang Air Fuel Ratio (AFR)

Sekilas tentang Air Fuel Ratio (AFR)

Sekilas tentang Air Fuel Ratio (AFR)
Contributed by Rahadi Wibowo

Untuk mengetahui apakah campuran bahan bakar yang masuk ke dalam ruang bakar mempunyai ratio yang tepat kita
bisa melihat kondisi motor di bagian ruang bakar dan performa saat dinyalakan.

Campuran yang terlalu kurus/miskin, bisa ditandai dengan kondisi sbb:
* Electrode pada busi berwarna putih
* Stasioner / langsam tidak stabil
* Mesin terasa cepat panas
* Mesin sulit distart
* Ngelitik / detonasi

Campuran yang terlalu gemuk/kaya bisa ditandai dengan kondisi sbb:
* Electrode busi berwarna hitam dan basah * Knalpot berasap hitam
* Bahan bakar sangat boros
* Putaran mesin tidak stabil
* Banyak deposit karbon di dalam ruang bakar
* Mesin sulit distart

Campuran yang tepat akan menghasilkan pembakaran yang sempurna sehingga busi berwarna coklat keabu-abuan dan kering, deposit karbon tidak banyak terbentuk, putaran mesin stabil dan mesin mudah distart.

Untuk mendapatkan ratio yang tepat, karburator disetting agar aliran udara yang masuk sesuai dengan bahan bakar yang dikabutkan. Secara teoritis, untuk membakar bensin secara sempurna, ratio udara banding bahan bakar yang tepat adalah 15:1. Namun mesin memerlukan kondisi campuran yang berbeda bergantung pada kondisi kerja, contohnya sbb Start mesin dingin 2~3 : 1 (choke dioperasikan), start mesin yang sudah panas 7~8 : 1, stasioner/langsam 8~10 : 1, kecepatan rendah 10~12 : 1, kecepatan menengah 15~17 : 1, kecepatan tinggi / beban berat 12~13 : 1.

Secara umum, peruntukan ratio yang baik sbb:
* 12~13 : 1 Adalah ratio yang menghasilkan tenaga yang paling besar / maksimum
* 15 : 1 Adalah ratio yang memungkinkan pembakaran bensin secara sempurna
* 16~17 : 1 Adalah ratio untuk pemakaian bensin yang paling irit

Secara umum AFR 14.7 : 1 adalah yang paling sempurna. Tapi darimanakah angka ini didapat? Jawabannya justru berada di lab fisika sewaktu kita duduk di bangku sekolah menengah pertama.. Demikian sekilas tentang ratio campuran bahan bakar, semoga memberikan sedikit gambaran bagi yang awam tentang masalah ini.

Di bawah ini adalah grafik perbandingan Air-Fuel Ratio

Categories: otomotif
  1. reza
    October 5, 2009 at 1:18 pm | #1

    klo bwt ninja rr bs gk yahh??
    truuzz harganya brp??????

  2. harvan
    October 5, 2009 at 1:54 pm | #2

    reza :

    klo bwt ninja rr bs gk yahh??
    truuzz harganya brp??????

    oh bisa banget kok, harganya kisaran 2 juta lebih, untuk yg lebih canggih sekitar 4 juta lebih. :D

  3. gono
    December 10, 2010 at 1:52 am | #3

    numpang tanya.. kalo mobil injeksi pake ECU gimana nyetel AFR nya?.. kendaraan saya great corolla

  4. March 24, 2011 at 6:42 am | #4

    Motor sy supra fit 2004, mslh’x tdk mau langsam, berasap hitam dan bbm boros. Padahal kabolator baru dan sdh d stel sesuai, klif sdh ganti baru dan d skor. Jadi tlng bantun’x bos, biar motor’x fit lagi. Trim’s

  1. October 5, 2009 at 9:17 am | #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.